Assalamualaikum Wr. Wb.
Salam KECOA BUNTING KAWAN ..
Pada postingan kali ini saya akan berbagi
pengetahuan dan informasi tentang File System .. Pasti kata kata itu sudah
tidak asing lagi dipendengaran kalian semua .. Namun tak sedikit orang yang
masih belum mengerti dan faham tentang File System ..
Mangka dari itu saya akan sedikit berbagi info
tentang File System beserta jenis jenisnya ..
Langsung aja CHEK IT OUT .. Selamat membaca ya .. ☻☻☻☻
Apa sih File System itu??
Menurut beberapa literatur yang saya
temukan dan saya baca, File System / Sistem Berkas merupakan metoda penyimpanan
file pada komputer atau media penyimpanan komputer dalam mengatur lokasi file
tersebut. Ada juga yang menyebut bahwa File System adalah struktur logika yang
digunakan untuk mengendalikan akses terhadap data yang ada pada disk. File
System memiliki dua bagian:
- Kumpulan file yang masing-masingnya menyimpan data-data yang berhubungan.
- Struktur direktori yang mengorganisasi dan menyediakan informasi mengenai seluruh file dalam sistem.
Fungsi File System salah satunya
untuk memberi nama pada berkas dan meletakkannya pada media penyimpanan. Fungsi
lainnya adalah sebagai konvensi penamaan berkas dan peletakkan berkas pada
struktur direktori. Semua sistem operasi memiliki File Systemnya sendiri untuk
meletakkan file dalam sebuah struktur hirarki.
Lalu apa hubungannya File System dengan Sistem Operasi??
File system merupakan interface yang
menghubungkan sistem operasi dengan disk. Ketika program menginginkan pembacaan
dari harddisk atau media penyimpanan lainnya, sistem operasi akan meminta file
system untuk membuka file yang diminta tersebut.
File system akan mencari lokasi dari
file yang diinginkan. Setelah file itu ditemukan, file system akan membaca file
tersebut kemudian mengirimkan informasinya kepada sistem operasi dan akhirnya
bisa dibaca oleh kita.
Jadi sekarang uda cukup tau kan apa
itu File System? Sekarang waktunya kita menelusuri lebih dalam lagi tentang
File System.
Saya akan membagi penjelasan File
System ini dalam dua bagian. Pertama, yang akan dibahas adalah File System yang
ada pada Sistem Operasi Microsoft Windows. Kemudian berikutnya akan dibahas
mengenai File System yang ada pada Sistem Operasi Linux. Dan sebagai tambahan,
di akhir tulisan ini akan diberikan perbedaan di antara 2 sample File System.
File System pada Windows
Kita masuk dulu yuu ke bahasan
pertama. Teman-teman tentunya sudah sangat familiar dengan Sistem Operasi
Windows. Terus jika teman-teman melihat Properties harddisk, pernah liat ada
tulisan ‘NTFS’ atau ‘FAT’ kan?? Nah itu adalah jenis File System yang digunakan
pada Windows.
FAT (File Allocation Table)
FAT File System merupakan sebuah
File System yang menggunakan struktur tabel alokasi berkas sebagai cara dirinya
beroperasi. Ada beberapa versi FAT yang ada hingga saat ini, di antaranya:
- FAT12
FAT12 merupakan sistem berkas yang menggunakan unit alokasi yang memiliki
batas hingga 12-bit. File System ini hanya dapat menampung maksimum hanya 212
unit alokasi saja atau sebanyak 4096 buah. FAT12 pertama kali digunakan pada
Sistem Operasi MS-DOS. Karena kapasitasnya sedikit yakni hanya 32 MB, maka
FAT12 hanya digunakan sebagai file system pada media penyimpanan floppy disk.
- FAT16
FAT16 merupakan sistem berkas yang menggunakan unit alokasi yang memiliki
batas hingga 16-bit. File System ini dapat menampung maksimum 216
unit alokasi atau sebanyak 65536. Kapasitas File System ini sebanyak 4 GB, jauh
melebihi versi sebelumnya yang hanya 32 MB. Ukuran unit alokasi yang digunakan
FAT16 tergantung kapasitas partisi harddisk yang akan diformat. Jika
kapasitasnya kurang dari 16 MB, maka yang akan digunakan adalah FAT12. Jika
melebihi 16 MB maka yang digunakan adalah FAT16.FAT16 pertama kali digunakan
pada Sistem Operasi MS-DOS pada tahun 1981. Keuntungan menggunakan FAT16 adalah
kompatibel hampir di semua sistem operasi, baik Windows 95/98/ME, OS/2, Linux
bahkan Unix. Namun, ada juga kekurangan dari FAT versi ini yakni mempunyai
kapasitas tetap dalam jumlah cluster dalam partisi, jadi semakin besar
harddisk, semakin besar pula ukuran cluster. Selain itu, FAT16 tidak mendukung
kompresi, enkripsi, dan control akses dalam partisi.
- FAT32
FAT32 merupakan sistem berkas yang menggunakan unit alokasi yang memiliki
batas hingga 32-bit. File System ini dapat menampung maksimum 232
unit alokasi atau sebanyak 4294967296. Meskipun demikian, dalam
implementasinya, jumlah unit alokasi yang dapat dialamati oleh FAT32 hanya 228
atau 268435456 buah. FAT32 pertama kali dikenalkan pada Sistem Operasi Windows
95 OSR2. Pada Sistem Operasi Windows NT 5.x ke atas, hanya mengizinkan
pembuatan partisi FAT32 hingga 32 GB. Jika partisinya melebihi 32 GB, maka yang
akan digunakan adalah File System NTFS. Keunggulan FAT32 adalah kemampuan menampung
jumlah cluster yang lebih besar dalam partisi. Namun, kelemahan menggunakan
File System ini adalah terbatasnya Sistem Operasi yang bisa mengenal FAT32.
- exFAT
exFAT singkatan dari Extended File Allocation Table atau sering disebut
sebagai FAT64. exFAT merupakan sistem berkas proprietary yang cocok untuk
digunakan oleh media-media penyimpanan berbasis memori flash. File System ini
pertama kali dibuat oleh Microsoft untuk perangkat-perangkat benam di dalam
Windows Embedded CE 6.0 dan Windows Vista Service Pack 1.
Beberapa keunggulan exFAT antara lain:
- Skalabilitas untuk HDD berukuran besar.
- Ukuran besar teoritis maksimal 264 (16 EiB).
- Ukuran cluster yang didukung hingga 2255 sektor, dengan batasan implementasi hingga 32 MB.
- Performa untuk alokasi ruangan kosong dan penghapusan ditingkatkan karena File System ini memperkenalkan implementasi baru, yaitu Free Space Bitmap.
- Mendukung lebih dari 216 (65536) berkas di dalam sebuah direktori tunggal.
- Mendukung fitur Access Control List (ACL), seperti halnya NTFS.
- Mendukung Transaction-Safe FAT File System (sebuah fungsi optional untuk Windows CE yang diaktifkan)
- Memiliki ruangan tersendiri yang bisa digunakan oleh OEM untuk melakukan kustomisasi terhadap sistem berkas untuk karakteristik perangkat tertentu.
- Timestamp dapat ditampilkan dalam UTC, tidak hanya dalam local time saja.
Beberapa kelemahan yang dimiliki
exFAT antara lain:
- Perangkat yang menggunakan file system exFAT tidak bisa menggunakan kemampuan ReadyBoost milik Windows Vista.
- Status lisensi yang belum jelas.
- Tidak bisa diakses oleh sistem-sistem operasi Windows terdahulu, sebelum Windows Vista SP1 atau Windows CE 6.0.
- Belum tersedia implementasi dalam proyek open source.
NTFS (New Technology File System)
NTFS adalah file system yang digunakan pada windows
berbasis NT (NT, 2000, XP, 2003, Vista). Pada file system ini besar partisi max
256 Terra Byte sedangkan besar datanya 16 Terra Byte. NTFS support terhadap
metadata, yaitu database yang berisi informasi suatu file. Selain itu juga NTFS
juga memiliki fasilitas seperti :
- quota = Pembatasan besar data untuk setiap user
- enkripsi = Fasilitas proteksi data dengan cara mengacak bit dalam suatu file sehingga tidak bisa terbaca oleh user yang tidak berhak
- kompresi = Fasilitas pemampatan data sehingga space akan lebih lapang
Sejak pertama kali dibuat hingga
sekarang, NTFS telah mengalami perkembangan. Beberapa versi NTFS antara lain:
- NTFS versi 1.0
NTFS ini datang bersama dengan Windows NT 3.1. Versi ini menawarkan fungsi
yang sangat dasar, tetapi sudah jauh lebih baik dibandingkan FAT File System.
- NTFS versi 1.1
NTFS ini datang bersama dengan Windows NT 3.50. Versi ini menambahkan
dukungan terhadap pengaturan akses secara diskrit (discretionary access control).
- NTFS versi 1.2
NTFS ini datang bersama dengan Windows NT 4.0. Versi ini menambahkan
dukungan terhadap auditing setiap berkas dan juga kompresi transparan.
- NTFS versi 2.0
NTFS ini tidak dirilis secara umum, karena berbagai kendala yang
dialaminya, yang tidak diumumkan oleh Microsoft. Microsoft menggagalkan proyek
NTFS 2.0 dan langsung menginjak NTFS 3.0
- NTFS versi 3.0
NTFS ini datang bersama dengan Windows 2000. Versi ini menawarkan banyak
peningkatan dibandingkan dengan versi sebelumnya. Di antaranya adalah penetapan
kuota kepada setiap pengguna, Encrypting File System (EFS), sistem keamanan yang dapat
diatur dari server pusat, fitur indeksasi terhadap properti dan isi setiap
berkas, dan lain-lain. Selain itu, NTFS 3.0 juga menawarkan dukungan kepada
struktur GUID Partition
Table dan Logical Disk Management.
- NTFS versi 3.1
NTFS ini datang bersama dengan Windows XP SP1 dan Windows Server 2003.
Versi ini menawarkan perbaikan yang minor yang terjadi dalam versi sebelumnya
(khususnya di bidang performa), dan juga penggantian algoritma enkripsi yang
digunakan oleh EFS dari DESX atau 3DES menjadi AES-256.
Keunggulan yang ditawarkan NTFS
antara lain:
- NTFS dapat mengatur kuota volume untuk setiap pengguna
- Mendukung sistem berkas terenkripsi secara transparan dengan menggunakan beberapa jenis algoritma enkripsi yang umum digunakan.
- Mendukung kompresi data yang transparan, meskipun tidak memiliki rasio yang besar, namun dapat digunakan untuk menghemat penggunaan ruangan harddisk.
- Mendukung hard link serta symbolic link seperti halnya sistem berkas dalam sistem operasi keluarga UNIX, meskipun dalam NTFS implementasinya lebih sederhana.
- Mendukung penamaan berkas dengan metode pengodean Unicode (16-bit UCS2) hingga 255 karakter.
- Memiliki fitur untuk menampung lebih dari satu buah ruangan data dalam sebuah berkas.
Namun, dibalik keunggulan di atas,
pada umumnya NTFS tidak kompatibel dengan Sistem Operasi lain yang terinstall
di komputer yang sama (Double OS) bahkan juga tidak terdetek apabila Anda melakukan StartUp Boot
menggunakan Floppy. Untuk itu sangat disarankan kepada Anda untuk menyediakan
partisi yang kecil saja yang menggunakan File System FAT di awal partisi.
Partisi ini dapat Anda gunakan untuk menyimpan Recovery Tool apabila
mendapat masalah.
Satu lagi yang harus anda ingat, Apabila anda
menggunakan sistem operasi yang menggunakan partisi FAT maka file system NTFS
tidak bisa di baca. Pada Linux file system bisa dibaca apabila fasilitas dari
kernel diaktifkan, tetapi untuk menulis harus menggunakan program tambahan
seperti ntfs-3g. Disarankan apabila menggunakan windows terbaru anda
menggunakan NTFS sebagai file system nya.
Nah, sekarang uda cukup tau kan
tentang File System yang ada di Windows?? Segitu aja sih yang saya tau
berdasarkan literatur yang saya dapatkan.
File System pada Linux
Sekarang waktunya kita masuk ke
pembahasan kedua. Kali ini kita cari tau tentang File System yang ada di Sistem
Operasi Linux. Mungkin beberapa orang belum begitu familiar dengan Linux karena
belum banyak yang pake, terus juga sosialisasi mengenai Open Source ini belum
merata, khususnya di Indonesia. Namun, alangkah baiknya kita juga mencoba
eksplorasi semuanya. Yu kita mulai aja, cekidot gan.
Ext 2 (2nd Extended)
Ext 2 merupakan tipe file system
yang paling tua yang masih ada. File system ini pertama kali dikenalkan pada
tahun 1993. Ext 2 adalah file system yang paling ampuh di linux dan menjadi
dasar dari segala distribusi linux. Pada Ext 2 file system, file data disimpan
sebagai data blok. Data blok ini mempunyai panjang yang sama dan meskipun
panjangnya bervariasi di antara Ext 2 file system, besar blok tersebut
ditentukan pada saat file system dibuat dengan mk2fs. Jika besar
blok adalah 1024 bytes, maka file dengan besar 1025 bytes akan memakai 2 blok.
Ext 2 File System menyimpan data secara hirarki standar yang banyak digunakan
oleh sistem operasi. Data tersimpan di dalam file, file tersimpan di dalam
direktori. Sebuah direktori bisa mencakup file dan direktori lagi di dalamnya
yang disebut sub direktori.
EXT2 mendefinisikan topologi file system dengan
memberikan arti bahwa setiap file pada sistem diasosiasiakan dengan struktur
data inode. Sebuah inode menunjukkan blok mana dalam suatu file tentang hak
akses setiap file, waktu modifikasi file, dan tipe file. Setiap file dalam EXT2
file system terdiri dari inode tunggal dan setiap inode mempunyai nomor
identifikasi yang unik. Inode-inode file sistem disimpan dalam tabel inode.
Direktori dalam EXT2 file sistem adalah file khusus yang mengandung pointer ke
inode masing-masing isi direktori tersebut.
Kehandalan Ext2FS:
- Administrator sistem dapat memilih ukuran blok yang optimal (dari 1024 sampai 4096 bytes), tergantung dari panjang file rata-rata, saat membuat file sistem.
- Administrator dapat memilih banyak inode dalam setiap partisi saat membuat file sistem.
- Strategi update yang aman dapat meminimalisasi dari system crash.
- Mendukung pengecekan kekonsistensian otomatis saat booting.
- Mendukung file immutable (file yang tidak dapat dimodifikasi) dan append-only (file yang isinya hanya dapat ditambahkan pada akhir file tersebut).
Kelemahan Ext2FS:
- Ketika shut down secara mendadak membutuhkan waktu yang tidak sebentar untuk recover.
- Untuk melakukan clean up file system, biasanya Ext 2 secara otomatis akan menjalankan utility
e2fsck pada saat booting selanjutnya.
Ext 3 (3rd Extended)
Ext 3 merupakan peningkatan dari Ext
2 File System. Beberapa peningkatan yang ada antara lain:
- Journaling
Dengan menggunakan journaling, maka waktu recovery pada shut down yang mendadak tidak akan selama pada Ext 2.
- Integritas Data
Ext 3 menjamin adanya integritas data setelah terjadi kerusakan atau unclean shut down. Ext 3
memungkinkan kita memilih jenis dan tipe proteksi dari data.
- Kecepatan
Daripada menulis data lebih dari sekali, Ext 3 mempunyai throughput yang lebih
besar daripada Ext 2 karena Ext 3 memaksimalkan pergerakan head harddisk. Kita
bisa memilih tiga jurnal mode untuk memaksimalkan kecepatan, tetapi integritas
data tidak terjamin.
- Mudah Dilakukan Migrasi
Kita dapat melakukan migrasi atau konversi dari Ext 2 ke Ext 3 tanpa harus
melakukan format ulang pada harddisk.
Di samping keunggulan di atas, Ext 3
juga memiliki kekurangan. Dengan adanya fitur journaling, maka membutuhkan memori yang lebih dan memperlambat
operasi I/O.
Ext 4 (4th Extended)
Ext 4 dirilis secara komplit dan
stabil berawal dari kernel 2.6.28. Jadi, apabila distro yang secara default
memiliki kernel tersebut atau di atasnya secara otomatis system sudah support
Ext 4. Apabila masih menggunakan Ext 3, dapat dilakukan konversi ke ext 4
dengan beberapa langkah yang tidak terlalu rumit.
Keuntungan menggunakan Ext 4 ini
adalah mempunyai pengalamatan 48-bit blok yang artinya dia akan mempunyai 1 EiB
= 1.048.576 TB ukuran maksimum file system dengan ukuran 16 TB untuk maksimum
file sizenya, fast fsck, journal
checksumming, defragmentation
support.
Swap
Swap adalah File System yang tidak digunakan sebagai
tempat penyimpanan data, tetapi sebagai virtual memory, yaitu sebagai pembantu
kinerja dari si memory. Virtual memory ini juga digunakan pada windows dengan
nama page file, tetapi kalau swap ditaruh pada partisi yang berbeda dengan
system dan diberi tempat tersendiri, pada page file dia berada pada partisi
yang sama dengan system atau data.
Perbedaan File System FAT dengan NTFS
Akhirnya selesai sudah pembahasan
mengenai macam-macam File System, baik itu yang ada di Windows maupun yang ada
di Linux. Namun, sebelum tulisan ini diakhiri, seperti yang saya janjikan di
awal bahwa akan ada tambahan pembahasan mengenai perbedaan dua file system.
Sebagai samplenya, saya akan memberi sedikit pengetahuan mengenai perbedaan
karakteristik File System FAT dengan NTFS. Berikut penjelasannya.
|
Karakteristik
|
NTFS
|
FAT32
|
FAT16
|
|
Jumlah berkas dalam satu
volume
|
232
– 1 berkas
|
228
berkas
|
228
berkas
|
|
Berkas atau subdirektori
|
Tidak terbatas
|
216 – 2
berkas atau direktori
|
216 – 2
berkas atau direktori
|
|
Kompatibilitas dengan
sistem operasi DOS
|
Tidak
|
Tidak
|
Ya
|
|
Dapat dual-booting dengan Windows 95/98
|
Tidak
|
Ya (Windows 95 OSR
2.0 ke atas)
|
Ya (Semua versi)
|
|
Kompresi data transparan
|
Ya
|
Tidak
|
Tidak
|
|
Enkripsi transparan
|
Ya (versi 3.0 ke
atas)
|
Tidak
|
Tidak
|
|
Penetapan kuota ruangan
untuk tiap pengguna
|
Ya
|
Tidak
|
Tidak
|
|
Ukuran berkas maksimum
|
264 – 1
byte
|
232 – 1
byte
|
232 – 1
byte
|
|
Ukuran cluster minimum
|
512
bytes (1 sektor)
|
512
bytes (1 sektor)
|
512
bytes (1 sektor)
|
|
Ukuran cluster maksimum
|
64 KB (32 sektor)
|
64 KB (32 sektor)
|
64 KB (32 sektor)
|
|
Ukuran partisi maksimum
|
232
cluster |
4,177,198
cluster
|
2
Gigabyte (bisa sampai 4 Gigabyte pada Windows NT)
|
|
Jumlah berkas tiap
partisi
|
232 – 1
berkas
|
228
berkas
|
216
berkas
|
|
Jumlah direktori tiap
partisi
|
Tidak
terbatas
|
216
– 2 direktori
|
216
– 2 direktori
|
Udah
dibaca semua kan ??
Gimana ?? Saya
kira pasti sudah ada sedikit gambaran di fikiran anda tentang File System ..
Sekian
informasi dari saya, semoga informasi yang saya berikan dapat bermanfaat,
kurang lebihnya mohon maaf,
Wassalamualaikum
Wr. Wb.
Referensi:
http://dhanz3rd.wordpress.com/2010/12/14/file-system-di-windows-dan-linux/
Anda baru saja membaca artikel yang berkategori dengan judul File System Pada Windows dan Linux. Anda bisa bookmark halaman ini dengan URL http://ijtihadiskensala.blogspot.com/2012/09/file-system-pada-windows-dan-linux_29.html. Terima kasih!
Ditulis oleh:
ijtihadi - Sabtu, 29 September 2012
Belum ada komentar untuk "File System Pada Windows dan Linux"
Posting Komentar